Senin, 20 Juni 2011

Kenapa Manusia Harus Belajar atau Berpendidikan

Sampai saat sekarang ini masih banyak manusia yang bertanya-tanya kenapa saya harus sekolah atau belajar, jika saya kerja terus juga akan medapat hidup yang layak didunia, buktinya banyak orang yang tidak sekolah tapi mereka hidup dengan kemewahan dan serba cukup, konsep tersebut bagi saya sangat tidak meyakinkan karena kehidupan memerlukan proses yang panjang untuk mendapatkan sesuatu yang di ingini, hal ini bukan saja untuk kesenangan didunia akan tetapi di akhirat nanti manusia juga memerlukan hidup yang layak dan senang, maka dari uraian diatas akan kita jawab. Kenapa manusia harus belajar atau berpendidikan?
Pendidikan adalah proses budaya untuk meninqkatkan harkat dan martabat manusia. Pendidikan adalah sarana strategis pembangunan nasional melalui usaha dan proses peningkatan sumber daya manusia, agar diperoleh manusia yang berkualitas tinqgi sehingga mampu berperan aktif sebagai subjek pembangunan.Menyadari akan pentingnya pendidikan sebagai sarana strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga menjadi manusia Indonesia yang dapat membanqun dirinya,keluarga masyarakat dan banqsa pada umumnya, maka pendidikan senantiasa menjadi tumpuan masyarakat bangsa dan negara saat ini dan di masa mendatang.
Kerangka dasar pendidikan islam mengatakan bahwa dalam konteks individu, pendidikan merupakan salah satu kebutuhan manusia. Karena dari pendidikanlah manusia akan memperoleh ilmu, Ilmu tersebut akan menjadi unsur utama penopang kehidupan. Lebih jauh dari itu, islam juga mendorong agar dengan ilmu itu manusia bisa menemukan kebenaran hakiki dan juga mampu mendayagunakan ilmunya di atas kebenaran itu. Sabda rasulullah SAW:
“Tuntutlah oleh kalian akan ilmu pengetahuan, sesungguhnya menuntut ilmu adalah pendekatan diri kepada Allah azza wajalla, dan mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahuinya adalah shodaqoh. Sesungguhnya ilmu itu akan menempatkan pemiliknya pada kedudukan tinggi lagi mulia. Ilmu adalah keindahan bagi ahlinya di dunia dan akhirat.” (HR. Ar Rabii’)
Firman Allah SWT:
“Allah niscaya mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan mereka yang berilmu pengetahuan bertingkat derajat. Dan Allah Maha mengetahui terhadap apa yang kamu lakukan.” (QS. Al-Mujadalah: 11)
Untuk mencapai suatu peradaban yang lebih maju, maka partisipasi peran aktif dari keseluruhan masyarakat sangatlah diperlukan. Hal itu tentu saja bisa dicapai ketika setiap insan dalam masyarakat telah berusaha untuk menerapkan ilmu pengetahuan yang telah diperolehnya. Apabila masyarakat mampu telah menciptakan iklim yang kondusif untuk menyalakan pemikiran tiap insan yang ada di dalamnya secara terus-menerus, maka masyarakat tersebut akan tetap survive dan mampu menggapai cita-cita yang di idamkannya. Sebaliknya, maka niscaya masyarakat tersebut akan berangsur surut dan perlahan punah.
Atas dasar kerangka itu semua, maka Islam menggariskan bahwa setiap individu (muslim) diwajibkan menuntut ilmu., yaitu dalam artian menjalani proses pendidikan. Pada saat yang bersamaan, dilain pihak, Islam mewajibkan Negara menyelenggarakan pendidikan atau wajib belajar tanpa memungut biaya kepada rakyatnya dari jenjang pendidikan terendah (TK) hingga menengah (SMU). Untuk jenjang yang lebih tinggi, pemerintah harus memberi kesempatan yang seluas-luasnya kepada siapa saja yang berminat dan punya kecakapan intelektual

Tidak ada komentar:

Posting Komentar